Jadwal Sepak Bola

Diposting pada
Jadwal Live Streaming Bola | Jum'at, 19 Juli 2019
05:00AS Saint vs Montpellier
23:00Monaco vs Everton
Jadwal Live Streaming Bola | Sabtu, 20 Juli 2019
07:00Liverpool vs Dortmund
18:30Man Utd vs Inter
Jadwal Live Streaming Bola | Minggu, 21 Juli 2019
03:00Benfica vs Guadalajara
05:00Arsenal vs Fiorentina
07:00Bayern vs Madrid
18:30Juventus vs Tottenham
Jadwal Live Streaming Bola | Senin, 22 Juli 2019
05:00Liverpool vs Sevilla
Jadwal Live Streaming Bola | Selasa, 23 Juli 2019
17:30Barcelona vs Chelsea
Jadwal Live Streaming Bola | Rabu, 24 Juli 2019
06:00Madrid vs Arsenal
08:00Guadalajara vs Atletico
08:00Bayern vs Milan
18:30Juventus vs Inter
19:00Kitchee vs Man City
Jadwal Live Streaming Bola | Kamis, 25 Juli 2019
07:00Liverpool vs Sporting
07:00Fiorentina vs Benfica
18:30Tottenham vs Man Utd
Jadwal Live Streaming Bola | Sabtu, 27 Juli 2019
06:30Madrid vs Atletico
17:30Marinos vs Man City
Jadwal Live Streaming Bola | Minggu, 28 Juli 2019
21:00Reading vs Chelsea
21:15Arsenal vs Lyon
23:00Liverpool vs Napoli
Jadwal Live Streaming Bola | Senin, 29 Juli 2019
02:00Milan vs Benfica

Apa itu sepak bola?

Sepak bola yakni permainan bola yang dimainkan oleh dua regu dengan masing-masing beranggotakan sebelas orang. Olahraga ini amat tenar dan dimainkan di 200 negara. Permainan sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan memakai bola kulit berukuran 27-28 inci. Lapangan yang dipakai dalam permainan ini mempunyai lebar 50-100 yard dan panjang 100-300 yard. Gawang daerah mencetak gol berlokasi di komponen ujung lapangan dengan diatur jaring berukuran tinggi 8 kaki dan lebar 24 kaki.

timnas u-23
Timnas Indonesia U-23 dalam sebuah kesempatan.

Sejarah

Sejarah olahraga sepak bola diawali semenjak abad ke-2 dan -3 sebelum Masehi di Cina. Di masa Dinasti Han hal yang demikian, masyarakat menggiring bola kulit dengan menendangnya ke jaring kecil. Permainan serupa juga dimainkan di Jepang dengan sebutan Kemari. Di Italia, permainan menendang dan membawa bola juga digemari lebih-lebih mulai abad ke-16.

Sepak bola modern mulai berkembang di Inggris dan menjadi amat digemari. Di sebagian persaingan, permainan ini memunculkan banyak kekerasan selama laga sehingga kesudahannya Raja Edward III melarang olahraga ini dimainkan pada tahun 1365. Raja James I dari Skotlandia juga mensupport larangan untuk memainkan sepak bola. Pada tahun 1815, sebuah perkembangan besar menyebabkan sepak bola menjadi tenar di lingkungan universitas dan sekolah. Kelahiran sepak bola modern terjadi di Freemasons Tavern pada tahun 1863 saat 11 sekolah dan klub berkumpul dan merumuskan undang-undang baku untuk permainan hal yang demikian. Beriringan dengan itu, terjadi pemisahan yang terang antara olahraga rugby dengan sepak bola (soccer). Pada tahun 1869, membawa bola dengan tangan mulai dilarang dalam sepak bola. Selama tahun 1800-an, olahraga hal yang demikian dibawa oleh pelaut, pedagang, dan tentara Inggris ke bermacam belahan dunia. Pada tahun 1904, asosiasi tertinggi sepak bola dunia (FIFA) disusun dan pada permulaan tahun 1900-an, bermacam persaingan dimainkan diberbagai negara.

Posisi Pemain

Pada dasarnya, satu regu sepak bola terdiri dari 1 orang penjaga gawang, 2-4 orang pemain bertahan, (fullbacks), 2-4 orang pemain tengah, dan 1-3 orang penyerang. Penjaga gawang yakni satu-satunya pemain yang boleh memakai tangan untuk melindungi gawang dari serangan lawan. Lazimnya, penjaga gawang mengenakan baju yang berbeda dengan pemain lainnya. Pemain bertahan mempunyai tugas utama untuk menghentikan serangan lawan. Pemain tengah umumnya terdiri dari pemain tengah penyerang yang bermain dekat dengan penyerang dan pemain tengah bertahan yang bermain dekat dengan pemain bertahan. Penyerang mempunyai tugas utama untuk mencetak gol ke gawang lawan.

Posisi dasar pemain bisa mengalami modifikasi menjadi bermacam pola atau strategi permainan. Sebagian pola pemain yang tak jarang dipakai dalam bermacam kejuaraan yakni 4-4-2 (paling tak jarang dipakai), 3-4-2-1 (energi berlokasi di komponen tengah lapangan), serta 4-3-3 (formasi klasik dari tahun 1970-an yang tak jarang dipakai oleh cara sempurna football Belanda dan Jerman Barat ).
Peraturan

Lapangan sepak bola

Untuk laga internasional dewasa, lapangan sepak bola yang dipakai mempunyai panjang yang berkisar antara 100-120 meter dan lebar 65-75 meter. Di komponen tengah kedua ujung lapangan, terdapat zona gawang yang berupa persegi empat berukuran dengan panjang 7.32 meter dan tinggi 2.44 meter. Di komponen depan dari gawang terdapat zona penalti yang berjarak 16.5 meter dari gawang. Zona ini yaitu batas kiper boleh menangkap bola dengan tangan dan memutuskan kapan sebuah pelanggaran menerima hadiah tendangan penalti atau tak.

Lama permainan

Lama permainan sepak bola normal yakni 2 × 45 menit, ditambah rehat selama 15 menit di antara kedua babak. Kalau kedudukan sama imbang, karenanya diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, sampai didapatkan juara, tetapi seandainya sama kuat karenanya diadakan adu pinalti. Wasit bisa memutuskan berapa waktu tambahan di tiap-tiap akhir babak sebagai substitusi dari waktu yang sirna pengaruh pergantian pemain, cedera yang memerlukan pertolongan, maupun penghentian lainnya. Waktu tambahan ini disebut sebagai injury time atau stoppage time.

Gol yang dicetak dalam perpanjangan waktu akan dihitung menjadi nilai akhir laga, meski gol dari adu pinalti cuma memutuskan sekiranya suatu regu bisa melaju ke laga berikutnya maupun tak (tak memberi pengaruh nilai akhir). Pada akhir tahun 1990-an, International Football Association Board (IFAB) melegalkan cara gol emas (golden gol) atau gol perak (silver gol) untuk mengatasi laga. Dalam cara gol emas, regu yang pertama kali mencetak gol ketika perpanjangan waktu berlangsung akan menjadi juara, meski dalam gol perak, regu yang memimpin pada akhir babak perpanjangan waktu pertama akan keluar sebagai juara. Kedua cara hal yang demikian tak lagi dipakai oleh IFAB.P

Pelanggaran

Wasit sedang memberikan kartu kuning

Jikalau pemain melaksanakan pelanggaran yang cukup keras karenanya wasit bisa memberikan peringatan dengan kartu kuning atau kartu merah. Perlombaan akan dihentikan dan wasit menonjolkan kartu ke depan pemain yang melanggar kemudian mencatat namanya di dalam buku. Kartu kuning yaitu peringatan atas pelanggaran seperti bersikap tak sportif, secara terus-menerus melanggar aturan, berselisih kata-kata atau perbuatan, menunda mengawali kembali laga, keluar-masuk laga tanpa persetujuan wasit, maupun tak menjaga jarak dari pemain lawan yang sedang melaksanakan tendangan bebas atau lemparan ke dalam. Pemain yang mendapatkan dua kartu kuning akan menerima kartu merah dan keluar dari laga.

Pemain yang menerima kartu merah patut keluar dari laga tanpa dapat digantikan dengan pemain lainnya. Sebagian model perbuatan yang bisa diganjar kartu merah yakni pelanggaran berat yang berbahaya atau menyebabkan cedera parah pada lawan, meludah, melaksanakan kekerasan, melanggar lawan yang sedang berupaya mencetak gol, meraba bola untuk mencegah gol, dan memakai bahasa atau gerak tubuh yang cenderung menantang.

Wasit dan Petugas Perlombaan

Dalam laga profesional, terdapat 4 petugas yang memimpin jalannya laga, adalah wasit, 2 penjaga garis, dan seorang petugas di pinggir tengah lapangan. Wasit mempunyai peluit yang membuktikan apakah ketika stop atau mengawali memainkan bola. Ia juga bertugas memberikan sanksi dan peringatan atas pelanggaran yang terjadi di lapangan. Masing-masing penjaga garis bertanggung jawab mengawasi separuh komponen dari lapangan. Mereka membawa bendera dengan warna jelas untuk membuktikan adanya pelanggaran, bola keluar, maupun offside. Umumnya mereka akan bergerak meniru posisi pemain belakang terakhir.

Petugas terakhir mempunyai tugas untuk mencatat segala waktu yang sempat terhenti selama laga berlangsung dan memberikan informasi mengenai tambahan waktu di akhir tiap-tiap babak. Petugas ini juga bertugas memeriksa pergantian pemain dan menjadi penghubung antara manager regu dengan wasit. Dalam sebagian laga, teknologi penerapan video atau penerapan orang kelima untuk memutuskan kecermatan keputusan wasit mulai dipakai. Semisal yang memutuskan apakah suatu bola sudah lewat garis atau apakah seorang pemain berada dalam kondisi offside saat mencetak gol.

Kejuaraan Internasional

Permainan sepak bola wanita

Kejuaraan sepak bola internasional terbesar yaitu Piala Dunia yang diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Football Association (FIFA). Piala Dunia diadakan tiap-tiap empat tahun sekali dan diawali di Uruguay pada tahun 1930. Pemrakarsa inspirasi hal yang demikian yakni Jules Rimet, seorang advokat dan pengusaha Perancis yang terinspirasi sesudah menonton Olimpiade Paris tahun 1924.

Persaingan international tertua di dunia yakni Copa America yang melombakan regu-regu dalam kawasan Amerika Selatan tiap-tiap dua tahun sekali. Copa America pertama kali diadakan tahun 1916 dan ditiru oleh 10 negara yang kesudahannya menyusun The South American Football Confederation (Conmebol). Untuk kawasan Amerika Utara, The Confederation of North, Central American and Caribbean Association Football (CONCACAF) menyelenggarakan persaingan internasional tiap-tiap empat tahun sekali yang disebut Piala Emas CONCACAF. Di wilayah Asia, negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC), mengadakan persaingan internasional pertama tingkat Asia pada tahun 1956 di Hongkong yang disebut Piala Asia. Pada tahun 1960, persaingan tingkat regional Eropa diadakan untuk pertama kalinya dengan nama European Nations’ Cup yang kemudian disebut sebagai UEFA European Championship (Piala Eropa atau EURO). Di kawasan Oseania (mencakup Australia, Selandia Semua, dan bermacam Kepulauan Pasifik), persaingan international tiap-tiap dua tahun diawali semenjak tahun 1996 disebut Piala Oseania. Untuk kawasan Afrika, persaingan Piala Afrika mulai diadakan semenjak 1957 di Khartoum.

Sepak bola di Indonesia

Sejarah sepak bola di Indonesia dimulai dengan berdirinya Persatuan Sepak Raga Semua Indonesia (PSSI) di Yogyakarta pada 19 April 1930 dengan pimpinan Soeratin Sosrosoegondo. Dalam kongres PSSI di Solo, organisasi hal yang demikian mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Sepak Bola Semua Indonesia. Kompetisi ketika itu, aktivitas sepak bola kian tak jarang digerakkan oleh PSSI dan makin banyak rakyat bermain di jalan atau alun-alun daerah Persaingan I Perserikatan diadakan. Sebagai format dukungan kepada kebangkitan “Sepakbola Kebangsaan”, Paku Buwono X mendirikan stadion Sriwedari yang membikin persepakbolaan Indonesia kian gencar.

Sepeninggalan Soeratin Sosrosoegondo, prestasi regu nasional sepak bola Indonesia tak terlalu memuaskan sebab pembinaan regu nasional tak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan persaingan. Pada era sebelum tahun 1970-an, sebagian pemain Indonesia sempat berkompetisi dalam persaingan internasional, di antaranya Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw. Dalam perkembangannya, PSSI sudah memperluas persaingan sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Ragam itu, PSSI juga aktif mengoptimalkan persaingan sepak bola wanita dan persaingan dalam golongan usia tertentu (U-15, U-17, U-19, dan U-23).

Organisasi

FIFA (Dunia)
UEFA (Eropa)
CONMEBOL (Amerika Latin)
CONCACAF (Amerika Utara)
AFC (Asia)
CAF (Afrika)
OFC (Oseania)

Lainnya

Sepak bola wanita
Sepak bola Paralimpik (untuk orang cacat)
Sepak bola ruangan (indoor): five a side football, futsal dan indoor soccer
Futsal
Sepak takraw

(Visited 378 times, 1 visits today)
Bagikan:
  • 13
  •